facebook icon gplus icon instagram icon

Bermain di Air Terjun Kanto Lampo ala Latihan di Shaolin

Air terjun Kanto Lampo sedikit berbeda dibandingkan dengan air terjun yang sedang naik daun di Bali pada umumnya dan Gianyar pada khususnya. Biasanya aliran air terjun itu satu dan tidak terlalu lebar. Sedangkan, air terjun Kanto Lampo aliran airnya melebar.

Kanto Lampo berada dekat dengan air terjun Tibumana, sekitar 20an menit jaraknya sehingga Cerita Kaki Gatal memutuskan mengunjungi Kanto Lampo setelah mengunjungi air terjun Tibumana. Air Terjun Tibumana bisa dilihat pada artikel sebelumnya . Setelah mengeringkan keringat dan membeli minuman dingin di dekatnya loket masuk Tibumana, tancap gas lah kami menuju pemberhentian kami selanjutnya, yaitu air terjun Kanto Lampo.

Cerita Kaki Gatal di air terjun Kanto Lampo

Cerita Kaki Gatal di air terjun Kanto Lampo

Apabila kita ingin mengunjungi air terjun yang indah, kebanyakan berada di daerah Bali utara yaitu kabupaten Buleleng. Air Terjun Kanto Lampo sendiri berada di desa Beng Kabupaten Gianyar. Berjarak hanya 12 km dari Puri Ubud. Berada dekat dengan pusat kota Gianyar membuat lebih mudah diakses oleh para rekan traveller, selain itu berada dibelakang pemukiman penduduk membuat fasilitas jalan dan parkir sudah disiapkan dengan baik. Jalanan serta parkir motor sudah disemen sedangkan parkir mobil masih berupa tanah. Kemungkinan besar agak becek pada saat hujan.

Air terjun Kanto Lampo sendiri terbentuk dari aliran irigasi persawahan yang berada dihilir. Saluran tersebut berada dibawah tanah dan kemudia terjadi sedikit penyumbatan yang menyebabkan terjadinya air terjun Kanto Lampo. Berdasarkan info dari pak Wayan, Kelian Desa Beng, nama Kanto Lampo berasal dari pepohonan yang tumbuh disekitar aliran sungai tempat jatuhnya air terjun Kanto Lampo. Pohon ini memiliki buah yang unik berwarna hijau kemudian berubah kuning, dan kalau sudah matang akan berubah merah. Buahnya mirip seperti buah juwet (jamblang).

What do you think?

Name required

Website