facebook icon gplus icon instagram icon

Anjungan Tukad Melangit dipeluk Erat Keromantisan Hijau

Kali ini Cerita Kaki Gatal akan mengumpulkan hijau-hijau yang menyejukkan mata dari ATM, bukan duit dari anjungan tunai mandiri ya….salaaaahhh besar kalo itu….. kita akan mengumpulkan hijau-hijau yang menyejukkan mata di Anjungan Tukad Melangit yang berlokasi di lembah Tukad Melangit, Antugan Jehem Bangli, Bali. Kerap disebut sebagai anjungan titanic karena menawarkan sensasi berpose bagai pasangan Jack dan Rose di film Titanic yang romantis.

Lompatan memacu adrenalin diketinggian Anjungan Tukad Melangit, 300 meter dari dasar lembah

Lompatan memacu adrenalin diketinggian Anjungan Tukad Melangit, 300 meter dari dasar lembah

Lembah hijau membentang sejauh mata memandang

Lembah hijau membentang sejauh mata memandang

Sepanjang perjalanan dari Denpasar yang memakan waktu lumayan lama, hampir 2 jam, mata Cerita Kaki Gatal tidak henti-hentinya dimanjakan dengan kehijauan daun yang menyegarkan setelah sehari-sehari dimanjakan dengan pemandangan tembok beton dan iritasi asap knalpot kendaraan yang bermacet ria.

Sekitar 1 kilometer mendekati ATM, sekali lagi bukan anjungan tunai mandiri ya. Sinyal operator seluler yang Cerita Kaki Gatal gunakan tiba-tiba kehilangan sinyal, jadilah Cerita Kaki Gatal meraba-raba lokasi Anjungan Tukad Melangit. Ternyata tinggal mengikuti jalan, nanti dikanan jalan ada billboard kecil yang berisi Anjungan Tukad Melangit, disebelah kiri terdapat tempat parkir untuk mobil dan jalan tanah menuju Anjungan Tukad Melangit. Mobil harus parkir dilokasi parkir ditepi jalan, sedangkan motor bisa dibawa sampe loket tiket.

Billboard mini yang menunjukkan bahwa anda sudah sampai di lokasi

Billboard mini yang menunjukkan bahwa anda sudah sampai di lokasi

Tempat parkir mobil bagi yang mau ke Anjungan Tukad Melangit

Tempat parkir mobil bagi yang mau ke Anjungan Tukad Melangit

Jalan tanah menuju Anjungan Tukad Melangit

Jalan tanah menuju Anjungan Tukad Melangit

Disepanjang jalan tanah, ada tumbuhan dan bunga yang memanjakan mata kita, berasa syahrince yang berjalan diantara bunga-bunga. Hushhh…..bangun-bangun, jangan keterusan mengkhayal. Sambil menyambar dompet ditas, kami mendekati loket tiket untuk membayar tiket masuk ke dalam lokasi Anjungan Tukad Melangit. Tiket seharga 5000 rupiah per pengunjung pun berpindah tempat ke dalam tas kami. Anjungan Tukad Melangit ini buka mulai jam 8 pagi sampai jam 5 sore.

Tumbuhan ditepian jalan tanah

Tumbuhan ditepian jalan tanah

Bunga cantik yang menyambut kita di jalan tanah

Bunga cantik yang menyambut kita di jalan tanah

Tiket masuk seharga 5 ribu rupiah

Tiket masuk seharga 5 ribu rupiah

Dengan langkah kaki ringan melangkah menuju anjungan dengan pemandangan yang spektakuler. Disebelah kiri jalan masuk terdapat ayunan yang siap mengayunkan hati kita ke dalam pelukan kehijauan lembah. Anjungan Tukad Melangit berada di atas lembah yang didasar lembah mengalir sebuah sungai yang bernama sungai melangit. Di sisi timur dan baratnya dihiasi hijaunya pepohonan hingga memberikan kesan sejuk. Demikian juga dengan semilir angin yang mampu menenangkan hati. Nah bagi yang takut ketinggian alias phobia ketinggian, jangan coba coba naik ke anjungan ya, kalau tidak mau lutut kalian gemeteran kayak gempa 9 skala Ritcher lho… Semakin mendekat ke anjungan, terdapat tempat duduk yang bisa dipakai pengunjung untuk bercengkrama serta sebuah taman yang hijau dimana ayam bebas berlarian mencari makan.

Ayunan di Anjungan Tukad Melangit

Ayunan di Anjungan Tukad Melangit

Ayam yang dilepas bebas di halaman Anjungan Tukad Melangit

Ayam yang dilepas bebas di halaman Anjungan Tukad Melangit

Tempat duduk dari kayu yang bisa kita pakai bercengkrama ria dan romantis

Tempat duduk dari kayu yang bisa kita pakai bercengkrama ria dan romantis

Cerita Kaki Gatal duduk di tempat duduk kayu memandang kehijauan lembah Tukad Melangit

Cerita Kaki Gatal duduk di tempat duduk kayu memandang kehijauan lembah Tukad Melangit

Dengan pemandangan lembah yang hijau, membuat mata betah untuk memandang, Anjungan Tukad Melangit mempunyai dua buah anjungan yang dipasang menjorok ke tengah lembah. Dengan penempatan yang menjorok ke tengah jurang membuat berselfie ria ataupun photo narsis menjadi lebih menggoda sekaligus menantang. Anjungan pertama ukurannya lebih besar dibandingan anjungan kedua. Lantai kayu digunakan di kedua anjungan. Struktur kaki-kaki dari kedua anjunganpun sudah memakai kontruksi beton.

Cerita Kaki Gatal narsis di anjungan nomor dua

Cerita Kaki Gatal narsis di anjungan nomor dua

Anjungan nomor satu Anjungan Tukad Melangit

Anjungan nomor satu Anjungan Tukad Melangit

Anjungan nomor dua yang lebih tinggi dibandingangkan anjungan nomor satu

Anjungan nomor dua yang lebih tinggi dibandingangkan anjungan nomor satu

Konstruksi kaki dari beton di tiap anjungan

Konstruksi kaki dari beton di tiap anjungan

Selain ukuran, pembeda antara anjungan pertama dengan yang kedua adalah pagar pengamannya. Pagar pengaman di anjungan pertama menggunakan bamboo, sedangkan pagar pengaman di anjungan kedua sudah memakai besi, sehingga lebih kuat. Anjungan kedua pun dibuat lebih tinggi daripada anjungan kedua. Tapi tetap bergiliran berphoto ria di anjungan ya teman-teman. Menghindari anjungannya roboh karena terlalu banyak orang. Tidak ketinggalan bangunan berlantai dua berdiri didekat anjungan, bisa dipakai untuk duduk dilantai pertama dan narsis ria juga di lantai kedua. Jangan khawatir kehausan karena ada warung kecil disana yang bisa memuaskan dahaga kalian. Glek…glek…glek…aaahhhhhh…..

Peraturan-peraturan di Anjungan Tukad Melangit

Peraturan-peraturan di Anjungan Tukad Melangit

Kapasitas anjungan dan posko

Kapasitas anjungan dan posko

Posko berlantai dua

Posko berlantai dua

Cerita Kaki Gatal di lantai dua posko

Cerita Kaki Gatal di lantai dua posko

Bangunan warung di Anjungan Tukad Melangit

Bangunan warung di Anjungan Tukad Melangit

Ketika di anjungan tukad melangit, sekelompok anak-anak dengan kebutuhan khusus ikut mengunjungi ATM, walaupun mengggunakan bahasa isyarat, senyum lebar nampak dengan alami di wajah mereka. Jujur saja saya terenyuh melihat kondisi tersebut, walaupun dengan kebutuhan khusus, mereka masih bisa menjalani hidup dengan semangat, gembira tanpa putus asa. Dengan lincahnya mereka bergaya romantic dan bergaya super hero idola mereka.

Pengunjung sedang berpose romantis

Pengunjung sedang berpose romantis

Loncatan super hero dari pengunjung

Loncatan super hero dari pengunjung

Cerita Kaki Gatal sempat mengorek cerita bagaimana berdirinya Anjungan Tukad Melangit. Berdasarkan cerita, ATM ini berdiri berawal dari tempat berkumpulnya pemuda-pemuda, ada salah seorang pemuda yang akhirnya mengunggah photo ATM ke social media, dan akhirnya menjadi viral, sehingga semakin banyak orang yang berkunjung ke Anjungan Tukad Melangit.

Jangan lupa share selfie atau photo extreme kalian di Anjungan Tukad Melangit dengan hashtag ceritakakigatal. Kami tunggu photo-photo sahabat sekalian.

Semakin sore, semakin banyak pengunjung yang mendatangi Anjungan Tukad Melangit, bisa dilihat dengan banyaknya sepeda motor yang parkir disekitar loket tiket.

Parkir motor disekitar loket karcis masuk

Parkir motor disekitar loket karcis masuk

Dengan semakin ramainya pengunjung, tentu aktifitas kita narsis dan selfie akan sedikit berkurang kenyamanannya, dianjurkan untuk datang lebih pagi untuk menghindari pengunjung yang terlalu banyak.

Cerita Kaki Gatal narsis di anjungan pertama Anjungan Tukad Melangit

Cerita Kaki Gatal narsis di anjungan pertama Anjungan Tukad Melangit

Berbaring di ketinggian lembah Tukad Melangit

Berbaring di ketinggian lembah Tukad Melangit

What do you think?

Name required

Website